Seleksi ini menjadi perhatian publik karena Sekda memegang peran penting dalam koordinasi pemerintahan, pengelolaan birokrasi, serta pelaksanaan program pembangunan daerah. Melalui proses terbuka tersebut, Pemkab Pati ingin mendapatkan pejabat yang mampu menjalankan tugas secara profesional dan menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah membentuk panitia seleksi dengan melibatkan unsur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan kalangan akademisi. Sementara itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pati menyiapkan jadwal serta persyaratan bagi para calon peserta.
Lantas, bagaimana jadwal lengkap seleksi Sekda Pati 2026, apa saja tahapan yang harus dilalui, dan siapa yang dapat mengikuti proses tersebut? Berikut rangkuman informasi yang perlu diketahui masyarakat maupun aparatur sipil negara (ASN) yang berminat.
Seleksi Sekda Pati Dimulai pada Oktober 2026
Pemkab Pati mulai mengumumkan seleksi terbuka jabatan Sekda pada 22 Oktober 2026. Pengumuman tersebut menjadi tahap awal untuk memberikan kesempatan kepada ASN yang memenuhi ketentuan agar mengikuti proses seleksi.
Menurut informasi yang disampaikan BKPSDM Kabupaten Pati, pengumuman seleksi berlangsung hingga 5 November 2026. Adapun pendaftaran dan penerimaan berkas calon peserta dibuka pada 23 Oktober sampai 6 November 2026.
Dengan jadwal tersebut, calon peserta perlu memperhatikan batas waktu pendaftaran. Mereka juga harus menyiapkan dokumen sesuai ketentuan panitia agar tidak mengalami kendala ketika memasuki tahap pemeriksaan administrasi.
Jabatan Sekda masih menunggu pejabat definitif
Saat ini, posisi Sekda Pati masih dijalankan oleh pejabat penjabat sementara. Sejumlah pemberitaan menyebut Siti Subiati menjalankan tugas tersebut, sementara jabatan definitifnya sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati tetap menjadi bagian dari struktur pemerintahan daerah.
Kekosongan jabatan definitif mendorong Pemkab Pati menjalankan proses pengisian melalui seleksi terbuka. Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa proses tersebut berjalan sesuai aturan dan menghasilkan pejabat yang memenuhi kompetensi untuk memimpin koordinasi birokrasi.
Sekda bukan sekadar jabatan administratif. Pejabat ini membantu kepala daerah mengoordinasikan perangkat daerah, menyelaraskan program kerja, serta memastikan kebijakan pemerintah berjalan secara efektif.
Jadwal Lengkap Seleksi Sekda Pati 2026
Berdasarkan jadwal yang diberitakan Murianews dan Lini Kata, seleksi Sekda Pati mencakup pemeriksaan administrasi, uji kompetensi, presentasi gagasan, wawancara, hingga koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
Berikut rangkaian jadwal yang perlu diperhatikan.
| Tahapan seleksi | Jadwal |
|---|---|
| Pengumuman seleksi | 22 Oktober–5 November 2026 |
| Pendaftaran dan penerimaan berkas | 23 Oktober–6 November 2026 |
| Seleksi administrasi | 7–8 November 2026 |
| Pengumuman hasil administrasi | 9 November 2026 |
| Uji kompetensi | 12–13 November 2026 |
| Pengumuman hasil uji kompetensi | 21 November 2026 |
| Uji kompetensi lanjutan | 23 November 2026 |
| Presentasi gagasan dan wawancara | 24 November 2026 |
| Penyerahan hasil kepada Plt Bupati | 25 November 2026 |
| Koordinasi dengan gubernur | 26 November–2 Desember 2026 |
| Koordinasi dan permohonan rekomendasi BKN | 3–7 Desember 2026 |
| Pengumuman terbuka hasil seleksi | 9 Desember 2026 |
| Koordinasi dan permohonan rekomendasi Kemendagri | 10–17 Desember 2026 |
| Target pelantikan Sekda definitif | 28 Desember 2026 |
Sumber: Murianews dan Lini Kata, pemberitaan 23 Oktober 2026. Jadwal dapat berubah mengikuti keputusan panitia dan proses rekomendasi instansi terkait.
Tahap awal: pendaftaran dan seleksi administrasi
Tahap pertama berlangsung sejak pengumuman seleksi pada 22 Oktober. Calon peserta dapat mempelajari ketentuan dan menyiapkan dokumen yang diminta panitia sebelum batas akhir pendaftaran pada 6 November 2026.
Selanjutnya, panitia memeriksa kelengkapan dan kesesuaian berkas pada 7–8 November. Hasil pemeriksaan administrasi dijadwalkan diumumkan pada 9 November 2026.
Peserta yang memenuhi persyaratan dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. Karena itu, calon pelamar perlu memastikan seluruh dokumen sesuai ketentuan resmi dan menghindari pengumpulan berkas menjelang batas waktu jika hal tersebut berisiko menimbulkan kendala teknis.
Tahap kedua: uji kompetensi
Panitia menjadwalkan uji kompetensi pada 12–13 November 2026. Hasil tahap ini akan diumumkan pada 21 November 2026.
Uji kompetensi menjadi bagian penting dalam proses seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama. Melalui penilaian tersebut, panitia dapat mengevaluasi kemampuan peserta berdasarkan instrumen dan kriteria yang ditetapkan dalam seleksi.
Peserta yang memenuhi kriteria akan mengikuti tahapan lanjutan pada 23 November. Namun, calon peserta tetap perlu mengacu pada petunjuk teknis resmi untuk mengetahui bentuk tes, materi penilaian, serta ketentuan kelulusan secara terperinci.
Tahap ketiga: presentasi gagasan dan wawancara
Pada 24 November 2026, peserta dijadwalkan mengikuti presentasi gagasan dan wawancara. Tahap ini memberi ruang bagi calon Sekda untuk menjelaskan pemikiran, strategi kepemimpinan, serta rencana kerja yang relevan dengan kebutuhan Kabupaten Pati.
Kemampuan menyampaikan gagasan secara jelas menjadi salah satu aspek penting dalam proses tersebut. Selain itu, peserta perlu menunjukkan pemahaman mengenai tata kelola pemerintahan, koordinasi antarorganisasi perangkat daerah, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Setelah rangkaian penilaian selesai, panitia menjadwalkan penyerahan hasil seleksi kepada Plt Bupati Pati pada 25 November 2026. Tahap berikutnya melibatkan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan instansi pusat sebelum pengumuman serta pelantikan.
Baca Juga! Tabebuya Bermekaran di Alun-Alun Pati, Warga Punya Alternatif Wisata Gratis
Siapa yang Bisa Mengikuti Seleksi Sekda Pati?
Seleksi Sekda Pati menyasar ASN yang memenuhi persyaratan untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Berdasarkan pemberitaan mengenai pengumuman seleksi, calon peserta perlu memenuhi 16 persyaratan umum dan melengkapi 18 persyaratan administrasi.
Meski demikian, angka tersebut tidak berarti setiap persyaratan berdiri sebagai kriteria kelulusan tersendiri. Calon peserta harus membaca pengumuman resmi untuk memahami rincian ketentuan, dokumen pendukung, dan tata cara pengajuan berkas.
Dokumen yang perlu disiapkan
Sebelum mendaftar, calon peserta sebaiknya memeriksa kembali dokumen sesuai daftar resmi panitia. Beberapa hal yang perlu diperhatikan meliputi:
Identitas dan dokumen kepegawaian yang diminta.
Bukti pemenuhan persyaratan jabatan.
Dokumen pendukung kompetensi dan pengalaman kerja sesuai ketentuan.
Kelengkapan administrasi dalam format yang ditentukan panitia.
Ketentuan pengiriman berkas melalui mekanisme pendaftaran yang berlaku.
Daftar tersebut merupakan panduan persiapan umum, bukan pengganti daftar persyaratan resmi seleksi Sekda Pati. Calon pelamar perlu memastikan seluruh ketentuan melalui BKPSDM Kabupaten Pati sebelum mengirimkan berkas.
Panitia Seleksi Melibatkan Unsur Provinsi dan Akademisi
Pelaksanaan seleksi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten. Pemkab Pati membentuk panitia seleksi yang melibatkan unsur pemerintah provinsi dan kalangan akademisi untuk mendukung proses penilaian.
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan bahwa tim seleksi telah dibentuk. Pemberitaan mengenai komposisinya menyebut keterlibatan Sekda Provinsi Jawa Tengah, unsur asisten pemerintah provinsi, serta akademisi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
Keterlibatan berbagai unsur tersebut penting untuk mendukung proses seleksi yang profesional. Meski demikian, kualitas seleksi tetap bergantung pada penerapan kriteria yang jelas, penilaian objektif, dan kepatuhan terhadap prosedur.
Masyarakat juga dapat mengikuti perkembangan seleksi melalui kanal resmi Pemkab Pati dan BKPSDM. Dengan begitu, informasi mengenai tahapan, hasil seleksi, serta keputusan berikutnya dapat diperoleh dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
Tantangan Sekda Definitif bagi Pemerintahan Kabupaten Pati
Jabatan Sekda memiliki posisi strategis dalam menjaga kesinambungan pemerintahan daerah. Pejabat yang terpilih nantinya perlu memastikan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah berjalan efektif, program pembangunan terlaksana sesuai target, dan pelayanan publik tetap menjadi prioritas.
Dalam konteks Kabupaten Pati, tantangan tersebut membutuhkan kepemimpinan birokrasi yang mampu menyelaraskan kebijakan kepala daerah dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, Sekda perlu mendorong disiplin administrasi, efisiensi anggaran, serta koordinasi lintas sektor.
Karena itu, proses seleksi sebaiknya tidak hanya mengejar pemenuhan jadwal. Panitia juga perlu memastikan bahwa calon terpilih memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, dan kemampuan menyelesaikan persoalan pemerintahan.
Transparansi menjadi perhatian masyarakat
Seleksi terbuka jabatan strategis selalu menarik perhatian publik karena hasilnya berpengaruh terhadap arah pengelolaan pemerintahan daerah. Masyarakat tentu berharap proses berjalan adil dan memberikan kesempatan kepada kandidat yang memenuhi persyaratan.
Pengumuman jadwal yang jelas menjadi langkah awal. Selanjutnya, konsistensi penerapan kriteria dan keterbukaan informasi mengenai hasil setiap tahapan akan membantu menjaga kepercayaan masyarakat.
Kesimpulan
Pemkab Pati membuka seleksi Sekda definitif mulai 22 Oktober 2026. Pendaftaran berlangsung hingga 6 November, sedangkan rangkaian seleksi dijadwalkan berlanjut melalui pemeriksaan administrasi, uji kompetensi, presentasi gagasan, wawancara, dan koordinasi dengan instansi terkait.
Pemerintah menargetkan pelantikan Sekda definitif pada 28 Desember 2026. Namun, tanggal tersebut merupakan target sesuai jadwal yang diberitakan dan tetap bergantung pada kelancaran tahapan serta pemenuhan ketentuan yang berlaku.
Bagi ASN yang berminat, langkah terpenting saat ini ialah memeriksa pengumuman resmi, menyiapkan dokumen, dan mengikuti jadwal dengan cermat. Sementara itu, masyarakat dapat memantau proses tersebut sebagai bagian dari pengawasan publik terhadap pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemkab Pati.







