Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Cek Harga Terbaru dan Buyback

Ekonomi3 Views

PORTALHARIAN.COM – Harga emas Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Kamis, 22 Oktober 2026. Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun Rp4.000 per gram menjadi Rp2.550.000. Penurunan tersebut juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback yang berada di level Rp2.365.000 per gram.

Pergerakan harga emas ini menjadi perhatian masyarakat, terutama investor yang ingin membeli logam mulia untuk investasi jangka panjang maupun pemilik emas yang berencana menjual kembali simpanannya.

Berdasarkan data yang dipantau dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam pada Kamis turun dari Rp2.554.000 menjadi Rp2.550.000 per gram. Sementara itu, harga buyback ikut terkoreksi Rp4.000 dari perdagangan sebelumnya.

Advertisement

Per Jumat, 23 Oktober 2026, pembaruan harga resmi harian perlu diperiksa kembali melalui situs Logam Mulia karena harga biasanya diperbarui sekitar pukul 08.30 WIB. Dengan demikian, angka berikut mengacu pada perdagangan terakhir yang terkonfirmasi, bukan klaim harga final untuk Jumat.

Harga Emas Antam Terbaru 22 Oktober 2026

Harga emas Antam berbeda menurut berat atau pecahan yang dipilih. Semakin besar ukuran batangan, semakin tinggi nilai transaksi yang harus disiapkan pembeli.

Berikut daftar harga dasar emas Antam berdasarkan data perdagangan Kamis, 22 Oktober 2026.

Berat emasHarga dasar
0,5 gramRp1.325.000
1 gramRp2.550.000
2 gramRp5.040.000
3 gramRp7.535.000
5 gramRp12.525.000
10 gramRp24.995.000
25 gramRp62.362.000
50 gramRp124.645.000
100 gramRp249.212.000
250 gramRp622.765.000
500 gramRp1.245.320.000
1.000 gramRp2.490.600.000

Harga tersebut merupakan harga dasar. Pembeli perlu memperhatikan komponen pajak yang berlaku agar dapat menghitung total pembayaran secara tepat. Antam mencantumkan harga transaksi dan ketentuan pajak melalui kanal resminya.

Berapa Harga Emas Antam 1 Gram?

Harga dasar emas Antam ukuran 1 gram pada 22 Oktober 2026 mencapai Rp2.550.000. Nilai tersebut turun Rp4.000 dibandingkan harga perdagangan sebelumnya sebesar Rp2.554.000.

Bagi masyarakat yang baru mulai berinvestasi, emas ukuran 1 gram bisa menjadi pilihan untuk membangun simpanan secara bertahap. Namun, calon pembeli tetap perlu membandingkan harga jual, biaya transaksi, serta nilai buyback sebelum mengambil keputusan.

Harga pecahan kecil juga tidak selalu sebanding secara proporsional dengan harga per gram pada pecahan besar. Karena itu, investor sebaiknya memeriksa harga setiap ukuran sebelum membeli.

Harga Buyback Emas Antam Turun Menjadi Rp2.365.000

Selain harga jual, investor perlu memperhatikan harga buyback. Istilah ini merujuk pada harga yang digunakan Antam untuk membeli kembali emas batangan dari pemiliknya sesuai ketentuan transaksi.

Pada Kamis, 22 Oktober 2026, harga buyback emas Antam turun Rp4.000 menjadi Rp2.365.000 per gram. Penurunan tersebut mengikuti pelemahan harga jual emas pada perdagangan yang sama.

Perbedaan harga jual dan buyback perlu menjadi pertimbangan sebelum masyarakat memutuskan untuk membeli emas demi memperoleh keuntungan dalam waktu singkat.

Sebagai gambaran, jika seseorang membeli emas 1 gram seharga Rp2.550.000 dan langsung menjualnya kembali dengan acuan buyback Rp2.365.000, selisih awalnya mencapai Rp185.000 per gram. Perhitungan ini belum memasukkan pajak atau biaya lain yang mungkin berlaku.

Artinya, harga emas perlu meningkat cukup tinggi agar investor dapat menutup selisih harga tersebut dan memperoleh keuntungan bersih.

Ketentuan Pajak Saat Menjual Emas

Masyarakat juga perlu memperhatikan aturan pajak ketika melakukan transaksi buyback. Portal Harian melaporkan bahwa transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta dikenai Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen, yang dipotong langsung dari nilai transaksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, pembelian emas juga memiliki ketentuan pajak tersendiri. Oleh sebab itu, penjual dan pembeli sebaiknya memeriksa aturan terbaru serta dokumen yang diperlukan sebelum menyelesaikan transaksi.

Informasi mengenai ketentuan pajak, persyaratan penjualan, dan prosedur transaksi dapat diperiksa melalui situs resmi Logam Mulia.

Kronologi Penurunan Harga Emas Antam

Penurunan pada Kamis bukan satu-satunya pergerakan harga dalam beberapa hari terakhir. Data perdagangan menunjukkan bahwa harga emas Antam sempat mengalami perubahan sebelum kembali melemah.

Pada Senin, 19 Oktober 2026, harga emas Antam berada di kisaran Rp2.572.000 per gram berdasarkan laporan harga perdagangan saat itu. Selanjutnya, harga berubah pada perdagangan berikutnya dan turun menjadi Rp2.554.000 per gram pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Pada Kamis, 22 Oktober 2026, harga kembali terkoreksi Rp4.000 menjadi Rp2.550.000 per gram. Dalam periode yang sama, harga buyback juga turun menjadi Rp2.365.000 per gram.

Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa harga emas dapat berubah dalam waktu singkat. Meski demikian, pergerakan beberapa hari belum cukup untuk memastikan bahwa harga akan terus turun pada perdagangan berikutnya.

Investor perlu membandingkan perubahan harga dalam periode yang lebih panjang dan memantau perkembangan pasar global sebelum menyimpulkan arah tren berikutnya.

Baca Juga! Harga Cabai dan Bahan Pokok di Pasar Puri Pati Melonjak Hari Ini, Ibu-Ibu Keluhkan Kenaikan

Mengapa Harga Emas Bisa Turun?

Pengaruh Harga Emas Dunia

Salah satu faktor yang memengaruhi harga emas domestik adalah pergerakan harga emas dunia. Ketika harga emas internasional melemah, harga emas di pasar dalam negeri dapat ikut tertekan.

Laporan DataIndonesia.id pada 22 Oktober 2026 mencatat pelemahan harga emas di pasar global, termasuk kontrak emas berjangka dan harga emas spot. Kondisi tersebut sejalan dengan koreksi harga emas Antam pada hari yang sama.

Namun, hubungan tersebut tidak selalu berlangsung secara langsung karena harga emas di Indonesia juga dipengaruhi nilai tukar rupiah, biaya distribusi, serta kebijakan harga dari penyedia emas.

Nilai Tukar Rupiah dan Kondisi Ekonomi

Nilai tukar rupiah turut memengaruhi pembentukan harga emas dalam mata uang domestik. Ketika rupiah melemah terhadap dolar AS, harga emas dalam rupiah dapat meningkat jika faktor lain tetap. Sebaliknya, penguatan rupiah dapat mengurangi tekanan kenaikan harga emas domestik.

Selain itu, perubahan suku bunga, inflasi, kebijakan bank sentral, dan ketidakpastian geopolitik dapat memengaruhi minat investor terhadap emas.

Oleh karena itu, masyarakat sebaiknya tidak mengambil kesimpulan hanya berdasarkan perubahan harga dalam satu hari.

Dampak Penurunan Harga bagi Investor

Penurunan harga emas memberikan peluang sekaligus risiko bagi masyarakat.

Bagi calon pembeli, koreksi harga dapat menjadi kesempatan untuk mengevaluasi rencana pembelian. Namun, membeli saat harga turun tidak otomatis menjamin keuntungan karena harga masih dapat melemah.

Sementara itu, pemilik emas yang ingin menjual perlu menghitung selisih harga beli dan buyback. Jika harga jual kembali masih berada di bawah harga pembelian awal, transaksi dapat menghasilkan kerugian sebelum pajak dan biaya lainnya.

Untuk investasi jangka panjang, masyarakat dapat mempertimbangkan pembelian bertahap sesuai kemampuan keuangan. Strategi tersebut membantu mengurangi ketergantungan pada satu titik harga, meskipun tidak menghilangkan risiko penurunan nilai investasi.

Investor juga sebaiknya menggunakan dana yang tidak diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari dan tetap menyediakan dana darurat.

Cara Memantau Harga Emas Antam Secara Akurat

Agar tidak salah menggunakan angka harga, masyarakat dapat mengikuti beberapa langkah berikut:

  1. Buka situs resmi Logam Mulia Antam.
  2. Periksa tanggal dan waktu pembaruan harga.
  3. Pilih pecahan emas yang sesuai dengan anggaran.
  4. Bandingkan harga jual dengan harga buyback.
  5. Periksa ketentuan pajak dan persyaratan transaksi terbaru.

Langkah tersebut penting karena harga yang beredar di media dapat merujuk pada tanggal perdagangan berbeda. Selain itu, harga emas di gerai lain atau platform penjualan berbeda dapat memiliki ketentuan tersendiri.

Kesimpulan

Harga emas Antam pada perdagangan Kamis, 22 Oktober 2026, turun Rp4.000 menjadi Rp2.550.000 per gram. Harga buyback juga melemah Rp4.000 menjadi Rp2.365.000 per gram.

Per Jumat, 23 Oktober 2026, masyarakat perlu memeriksa pembaruan resmi sebelum menggunakan angka tersebut sebagai acuan transaksi hari ini.

Bagi calon investor, penurunan harga dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi strategi pembelian. Sementara itu, pemilik emas perlu memperhitungkan selisih harga jual dan buyback, pajak, serta tujuan keuangan sebelum menjual simpanannya.

Pada akhirnya, keputusan investasi emas sebaiknya didasarkan pada informasi terbaru, kemampuan keuangan, dan rencana jangka panjang, bukan semata-mata mengikuti perubahan harga harian.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *