Harga BBM Terbaru Per 1 November 2026: Pertalite, Pertamax, Solar hingga BBM Swasta

Ekonomi5 Views

PORTALHARIAN.COM – Harga bahan bakar minyak (BBM) terbaru per Minggu, 1 November 2026, menjadi perhatian masyarakat menjelang pergantian bulan. Pengendara sepeda motor, pemilik mobil, hingga pelaku usaha transportasi tentu ingin mengetahui apakah harga Pertalite, Pertamax, Solar, dan BBM nonsubsidi lainnya mengalami perubahan.

Kabar terbaru, harga BBM di SPBU Pertamina pada 1 November 2026 belum mengalami penyesuaian baru. Harga Pertalite dan Biosolar masih mengacu pada kebijakan pemerintah, sedangkan produk nonsubsidi tetap mengikuti daftar harga yang berlaku sejak September 2026.

Kondisi serupa juga terlihat pada sejumlah SPBU swasta. Namun, masyarakat perlu memperhatikan bahwa harga BBM nonsubsidi dapat berbeda menurut wilayah, pajak daerah, jenis produk, serta ketersediaan stok.

Advertisement

Lantas, berapa harga BBM terbaru per 1 November 2026? Berikut daftar lengkap harga BBM Pertamina, BP-AKR, Shell, dan Vivo beserta perkembangan pasar energi yang perlu diketahui masyarakat.

Harga BBM Pertamina 1 November 2026

PT Pertamina Patra Niaga masih mempertahankan harga BBM yang berlaku pada periode sebelumnya. Tidak terdapat pengumuman penyesuaian harga baru untuk awal November 2026.

Berikut daftar harga BBM Pertamina per liter untuk wilayah DKI Jakarta dan sejumlah wilayah dengan ketentuan pajak bahan bakar yang sama.

Jenis BBMHarga per liter
Pertalite (RON 90)Rp10.000
BiosolarRp6.800
Pertamax (RON 92)Rp15.950
Pertamax Green 95Rp19.150
Pertamax Turbo (RON 98)Rp19.600
DexliteRp23.700
Pertamina DexRp25.200

Harga tersebut mengacu pada daftar yang berlaku sejak September 2026. Untuk wilayah lain, konsumen perlu memeriksa harga sesuai ketentuan pajak bahan bakar kendaraan bermotor atau PBBKB setempat.

Pertalite dan Biosolar Masih Rp10.000 dan Rp6.800

Pertalite masih menjadi salah satu pilihan utama masyarakat karena harganya lebih terjangkau. Pemerintah mempertahankan harga BBM jenis ini sebesar Rp10.000 per liter.

Sementara itu, Biosolar tetap dijual Rp6.800 per liter. Kedua jenis BBM tersebut mengikuti kebijakan pemerintah untuk menjaga keterjangkauan energi bagi masyarakat.

Pemerintah sebelumnya menyampaikan komitmen mempertahankan harga Pertalite dan Biosolar hingga 31 Desember 2026, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan asumsi harga minyak mentah Indonesia.

Harga Pertamax hingga Pertamina Dex

Untuk BBM nonsubsidi, Pertamax masih berada pada harga Rp15.950 per liter di wilayah acuan.

Pertamax Green 95 dijual Rp19.150 per liter, sedangkan Pertamax Turbo mencapai Rp19.600 per liter.

Di segmen diesel, Dexlite dibanderol Rp23.700 per liter dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter.

Dengan demikian, pengguna kendaraan dapat menyesuaikan pilihan bahan bakar berdasarkan spesifikasi mesin dan kemampuan anggaran.

Harga BBM BP-AKR, Shell, dan Vivo 1 November 2026

Selain Pertamina, masyarakat juga dapat menemukan sejumlah produk BBM dari perusahaan swasta. BP-AKR, Shell, dan Vivo memiliki pilihan bahan bakar bensin maupun diesel dengan karakteristik dan ketersediaan yang berbeda.

Berikut daftar harga yang tercantum dalam pemberitaan dan pemantauan harga menjelang 1 November 2026.

SPBUJenis BBMHarga per liter
BP-AKRBP 92Rp16.130
BP-AKRBP UltimateRp19.330
BP-AKRBP Ultimate DieselRp25.420
VivoRevvo 92Rp16.130
VivoRevvo 95Rp19.330
VivoDiesel PrimusRp25.420
ShellV-Power DieselRp27.620*

Keterangan: Harga Shell V-Power Diesel Rp27.620 tercatat dalam pemantauan PetaBBM pada 1 November 2026. Ketersediaan dan harga di masing-masing SPBU perlu dikonfirmasi kembali. Sejumlah laporan sebelumnya masih mencantumkan harga Rp25.420.

Untuk produk bensin Shell, konsumen juga perlu memperhatikan ketersediaan stok. Sejumlah produk seperti Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ sebelumnya tercatat belum tersedia.

Mengapa Harga BBM Belum Berubah pada 1 November?

Pergantian bulan biasanya menjadi salah satu momentum evaluasi harga BBM nonsubsidi. Namun, perubahan harga tidak selalu terjadi setiap tanggal 1.

Ada beberapa faktor yang memengaruhi keputusan perusahaan dalam menentukan harga bahan bakar.

1. Pergerakan Harga Minyak Dunia

Harga minyak mentah internasional menjadi salah satu faktor penting dalam perhitungan harga BBM. Ketika harga minyak dunia meningkat, biaya pengadaan bahan bakar juga berpotensi mengalami kenaikan.

Pada penutupan perdagangan Jumat, 30 Oktober 2026, harga minyak Brent mencapai US$117,64 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berada di level US$104,12 per barel.

Kenaikan tersebut menunjukkan tekanan pasar energi global masih cukup kuat.

2. Nilai Tukar Rupiah

Selain harga minyak dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat turut memengaruhi biaya impor minyak dan produk BBM.

Jika rupiah melemah, biaya pengadaan energi dari luar negeri berpotensi meningkat. Sebaliknya, penguatan rupiah dapat membantu mengurangi tekanan biaya impor.

3. Kebijakan Pemerintah

Pemerintah juga mempertimbangkan daya beli masyarakat ketika menentukan kebijakan BBM bersubsidi.

Karena itu, harga Pertalite dan Biosolar tidak semata-mata mengikuti pergerakan minyak dunia. Pemerintah memiliki kebijakan tersendiri untuk menjaga keterjangkauan kedua produk tersebut.

Kronologi Perubahan Harga BBM Sebelum November 2026

Untuk memahami kondisi harga BBM saat ini, masyarakat perlu melihat perkembangan sejak September hingga memasuki November.

Pada September 2026, Pertamina melakukan penyesuaian harga sejumlah produk nonsubsidi. Pertamax Turbo naik dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter.

Dexlite juga mengalami kenaikan dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex meningkat dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter.

Selanjutnya, Pertamax Green 95 mengalami penyesuaian pada 2 September 2026, dari Rp16.600 menjadi Rp19.150 per liter.

Memasuki Oktober, Pertamina tidak kembali mengubah harga BBM. Kondisi tersebut berlanjut hingga Minggu, 1 November 2026.

Dengan demikian, konsumen masih menggunakan acuan harga yang sama untuk sebagian besar produk BBM Pertamina sejak penyesuaian September.

Baca Juga! PKH Tahap 4 Oktober–Desember 2026, Ini Cara Cek Status Penerima Bansos

Dampak Harga BBM terhadap Masyarakat

Stabilitas harga BBM memberikan kepastian bagi masyarakat dalam mengatur pengeluaran bulanan.

Bagi pengendara sepeda motor, harga Pertalite yang tetap Rp10.000 per liter membantu menjaga anggaran transportasi harian.

Sementara itu, pemilik mobil yang menggunakan Pertamax dapat memperkirakan kebutuhan bahan bakar tanpa harus menghadapi perubahan tarif pada awal November.

Namun, stabilitas harga BBM juga penting bagi pelaku usaha. Pengemudi angkutan umum, jasa pengiriman barang, pedagang, hingga perusahaan logistik membutuhkan kepastian biaya operasional.

Apabila harga BBM meningkat, pelaku usaha berpotensi menyesuaikan tarif layanan atau harga jual produk. Dampaknya bisa menjalar ke biaya distribusi dan harga kebutuhan masyarakat.

Analisis: Apakah Harga BBM Berpotensi Naik pada Bulan Berikutnya?

Meskipun harga BBM pada 1 November 2026 belum mengalami perubahan secara umum, masyarakat tetap perlu memperhatikan perkembangan pasar energi.

Kenaikan harga minyak mentah dunia dapat meningkatkan tekanan terhadap biaya pengadaan energi. Terlebih lagi, ketidakpastian geopolitik berpotensi mengganggu distribusi minyak internasional.

Namun, kenaikan harga minyak dunia tidak otomatis membuat Pertamina langsung menaikkan harga BBM pada hari yang sama.

Perusahaan dan pemerintah tetap mempertimbangkan formula harga, nilai tukar rupiah, pajak, biaya distribusi, serta kondisi daya beli masyarakat.

Oleh sebab itu, masyarakat sebaiknya tidak langsung mempercayai kabar kenaikan harga BBM yang beredar di media sosial tanpa pengumuman resmi.

Tips Menghemat Pengeluaran BBM

Di tengah ketidakpastian harga energi, pengendara dapat melakukan sejumlah langkah sederhana untuk menghemat konsumsi bahan bakar.

  1. Periksa tekanan ban secara rutin. Ban dengan tekanan sesuai rekomendasi membantu mengurangi hambatan saat kendaraan melaju.
  2. Lakukan servis berkala. Perawatan mesin, filter udara, dan busi membantu menjaga efisiensi bahan bakar.
  3. Hindari akselerasi mendadak. Gaya berkendara yang stabil dapat mengurangi konsumsi BBM.
  4. Kurangi beban kendaraan. Hindari membawa barang yang tidak diperlukan.
  5. Gunakan BBM sesuai rekomendasi pabrikan. Pilih nilai oktan yang sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan.

Langkah tersebut dapat membantu mengendalikan pengeluaran tanpa mengorbankan kondisi kendaraan.

Kesimpulan

Harga BBM terbaru per 1 November 2026 menunjukkan bahwa Pertamina belum melakukan penyesuaian harga baru pada awal November.

Pertalite masih Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter. Sementara itu, Pertamax dijual Rp15.950, Pertamax Green 95 Rp19.150, Pertamax Turbo Rp19.600, Dexlite Rp23.700, serta Pertamina Dex Rp25.200 per liter untuk wilayah acuan.

Sejumlah produk BP-AKR dan Vivo juga masih mengacu pada harga periode sebelumnya. Adapun konsumen Shell perlu memeriksa kembali harga dan ketersediaan produk diesel di SPBU masing-masing.

Masyarakat sebaiknya terus memantau informasi dari Pertamina Patra Niaga dan operator SPBU terkait agar memperoleh daftar harga yang akurat.

Kata kunci: Harga BBM 1 November 2026, harga Pertalite hari ini, harga Pertamax terbaru, harga Solar terbaru, harga BBM Pertamina, harga BBM Shell, harga BBM Vivo.

Portal Harian

Portal Harian merupakan tim redaksi PortalHarian.com yang menyajikan informasi aktual, faktual, dan informatif seputar Indonesia dan dunia.

Setiap artikel disusun dengan mengutamakan ketepatan informasi, keberimbangan, serta kemudahan pembaca dalam memahami suatu peristiwa. Tim Portal Harian membahas berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, teknologi, bisnis, otomotif, olahraga, hingga informasi dan perkembangan terkini yang relevan bagi masyarakat.

Dalam menyusun pemberitaan, Portal Harian berupaya menggunakan sumber informasi yang dapat dipertanggungjawabkan serta melakukan pengecekan terhadap informasi sebelum dipublikasikan.

PortalHarian.com — Informasi Aktual, Fakta Terpercaya.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment