AS Kucurkan Rp31 Triliun ke Sektor Komputasi Kuantum

AS Kucurkan Rp31 Triliun ke Sektor Komputasi Kuantum

Portalharian.com - Pemerintah Amerika Serikat secara resmi memperluas portofolio investasi strategisnya dengan menyuntikkan dana sebesar 2 miliar dolar AS (sekitar Rp31 triliun) ke dalam sembilan perusahaan komputasi kuantum terkemuka. Langkah masif yang diumumkan pada Jumat, 22 Mei 2026 ini menandai babak baru dalam perlombaan teknologi global, di mana komputasi kuantum kini disejajarkan dengan sektor krusial lainnya seperti semikonduktor, energi nuklir, dan mineral tanah jarang.

AS Kucurkan Rp31 Triliun ke Sektor Komputasi Kuantum

Kebijakan ini bukan sekadar bantuan modal biasa. Pemerintah AS menerapkan skema investasi yang terinspirasi dari strategi mineral tanah jarang yang digagas pada era pemerintahan Donald Trump. Tujuan utamanya sangat jelas: mengurangi ketergantungan rantai pasok dari Tiongkok dan memperkuat daya saing ekonomi serta keamanan nasional negara tersebut.

investasi-strategis-as-komputasi-kuantum-ibm

Dalam skema ini, pemerintah mengambil posisi sebagai pemegang saham minoritas—berkisar antara 5 hingga 15 persen—pada perusahaan-perusahaan yang dipilih, namun tanpa memiliki hak kendali operasional. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa perusahaan tetap dapat berinovasi secara independen sambil tetap sejalan dengan agenda strategis nasional.

IBM dan Anderon Jadi Bintang Utama

Dari total investasi 2 miliar dolar AS, proyek IBM menjadi penerima alokasi terbesar. Sebanyak 1 miliar dolar AS dialirkan ke Anderon, sebuah entitas independen yang dibentuk khusus oleh IBM untuk membangun fasilitas manufaktur chip kuantum mutakhir di Albany, New York. Juru bicara IBM memberikan klarifikasi penting terkait struktur ini.

"Kepemilikan pemerintah hanya berlaku pada Anderon dan tidak mencakup entitas IBM secara langsung. Hal ini dirancang untuk menjaga batas investasi yang transparan dan menjaga operasional Anderon tetap mandiri dari perusahaan induk."

Selain IBM, daftar perusahaan penerima suntikan dana strategis ini meliputi:

  • GlobalFoundries, menerima 375 juta dolar AS untuk pengembangan kapabilitas semikonduktor kuantum.
  • D-Wave Quantum, Rigetti Computing, dan Infleqtion, masing-masing mendapatkan suntikan modal sebesar 100 juta dolar AS untuk mengakselerasi riset dan pengembangan.

Dampak Positif Terhadap Pasar Saham Global

Pasar merespons langkah berani Washington ini dengan sangat antusias. Segera setelah pengumuman tersebut dirilis, nilai saham di sektor teknologi kuantum mengalami lonjakan signifikan. Saham IBM mencatatkan kenaikan lebih dari 7 persen, sementara beberapa perusahaan kecil di sektor kuantum lainnya bahkan meroket hingga 20 persen.

Baca Juga! Aston Villa Juara Liga Europa 2026

Analis pasar menilai bahwa dukungan pemerintah terhadap industri kuantum memberikan sinyal kepercayaan (trust) kepada para investor, bahwa teknologi kuantum bukan lagi sekadar masa depan, melainkan industri strategis yang akan menjadi tulang punggung ekonomi digital masa depan.

Menuju Masa Depan Komputasi Kuantum

Langkah AS ini diprediksi akan memicu gelombang investasi serupa di negara-negara maju lainnya. Dengan dana segar yang kini mengalir deras, pengembangan perangkat keras kuantum diharapkan dapat mengalami percepatan, yang pada akhirnya akan merevolusi bidang kriptografi, penemuan material baru, hingga kecerdasan buatan (AI).

Dunia kini menanti, apakah suntikan dana 2 miliar dolar AS ini cukup bagi Amerika Serikat untuk memenangkan dominasi dalam komputasi kuantum yang sangat krusial bagi keamanan data global di masa depan?

Informasi ini disarikan dari laporan Money via Yahoo Finance mengenai dinamika investasi teknologi global per 22 Mei 2026.

Abdul Latif

Menemukan inspirasi dari berbagai hal dan mengubahnya menjadi informasi yang bernilai. Berkomitmen untuk terus belajar, menulis, dan membagikan hal-hal positif setiap harinya.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال