Pelaku Penembakan Misterius di Lokseumawe Ditangkap

 Pelaku Penembakan Misterius di Lokseumawe Ditangkap



Pelaku Penembakan Misterius di Lhokseumawe Ditangkap

Penangkapan Pelaku di Kota Lhokseumawe

Pada hari Kamis, 13 November 2025, pihak Polres Lhokseumawe bersama tim dari Jatanras Polda Aceh berhasil menangkap seorang tersangka dalam kasus penembakan misterius yang terjadi di wilayah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh.Tersangka berinisial AG yang merupakan warga Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.

Penangkapan ini menandai kemajuan signifikan dalam pengungkapan kasus penembakan yang sebelumnya penuh teka-teki. Korban dalam kasus ini adalah seorang warga Gampong Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, yang ditembak hingga tewas.

Kronologi Kejadian

Peristiwa Penembakan

Berdasarkan keterangan dari Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan, kejadian penembakan berlangsung pada malam hari, tepatnya sekitar pukul 22.30 WIB pada Minggu, 9 November 2025, di sebuah jembatan dekat rumah korban di Dusun Cot Kumbang, Gampong Alue Lim.

Kejadian bermula ketika dua orang pria mengajak korban duduk di depan pangkalan milik tetangga korban. Selang beberapa saat, sebuah mobil berwarna hitam berhenti di lokasi dan kemudian terdengar dua letusan senjata api. Korban pertama-tama didekati, kemudian dua tembakan dilepaskan dan korban ditemukan tewas di pinggir jalan.

Alasan dan Motif Awal

Polisi menemukan bahwa kasus ini diduga berkaitan dengan transaksi uang sebesar Rp90 juta yang telah ditransfer kepada korban beberapa hari sebelumnya (7 November 2025) dan kemudian diklaim telah digunakan korban untuk membayar utang. Karena tidak tercapai kesepakatan antara pelaku dan korban, akhirnya terjadi eksekusi penembakan.

Proses Penangkapan dan Barang Bukti

Penangkapan Tersangka

Tersangka AG diamankan oleh tim gabungan Resmob Satreskrim Polres Lhokseumawe dan Jatanras Polda Aceh di wilayah Kabupaten Bireuen pada pukul 06.15 WIB.AG diduga kuat sebagai eksekutor dalam tindak pidana pembunuhan terhadap korban.

Selain itu, pihak kepolisian sedang memburu empat orang lainnya yang berinisial RU, MJ, JL, dan IB yang diduga terlibat dalam aksinya—baik sebagai perantara maupun penyandang dana.

Barang Bukti yang Disita

Polisi menyita sejumlah barang bukti penting sebagai bagian dari proses pembuktian kasus, antara lain:

  • Sebuah pistol jenis senjata api.

  • Dua selongsong peluru kaliber 9 mm dan tiga butir amunisi aktif kaliber 9 mm.

  • Sebuah mobil jenis Avanza warna putih yang digunakan pelaku sebagai sarana pelarian.

Tindak Lanjut Hukum dan Implikasi Keamanan

Pasal dan Ancaman Hukum

Tersangka AG dijerat dengan:

  • Pasal 338 KUHP (tentang pembunuhan) yang ancaman hukumannya hingga 15 tahun penjara.

  • Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal, yang ancamannya bisa sampai 20 tahun penjara.

Implikasi bagi Masyarakat dan Penegakan Hukum

Penangkapan ini menjadi sinyal penting bagi masyarakat bahwa tindakan kekerasan dengan senjata api tidak akan dibiarkan. Pihak kepolisian juga mengimbau warga untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar, dan aktif membantu penegakan hukum dengan memberikan informasi jika mengetahui keberadaan pelaku lainnya.

Reaksi dan Kondisi di Lapangan

Masyarakat di Gampong Alue Lim dan sekitarnya menyambut dengan lega karena pelaku penembakan misterius akhirnya tertangkap. Meski ada rasa aman yang mulai tumbuh kembali, tetap ada kekhawatiran tentang apakah jaringan pelaku telah sepenuhnya tergulung atau masih ada pihak-pihak lain yang lolos.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa pengembangan kasus masih terus berlangsung untuk memburu semua pelaku yang terkait. Hal ini penting agar rasa aman dapat benar-benar pulih dan pelaku-pelaku lainnya segera dihadapkan ke proses hukum.

Penutup

Kasus pelaku penembakan misterius di Lhokseumawe ditangkap mencerminkan bahwa aparat kepolisian mampu bertindak cepat dan tegas dalam menangani kasus kekerasan bersenjata di daerah. Meski demikian, proses hukum belum selesai karena masih ada tersangka lain yang dikejar. Ke depan, penting bagi masyarakat dan aparat untuk bersinergi menjaga keamanan dan memutus jaringan kriminal agar tragedi serupa tidak terulang.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال