HALMAHERA BARAT – Aktivitas vulkanik Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, kembali menunjukkan peningkatan. Menyusul terjadinya erupsi pada Rabu (20/5/2026) dini hari, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi memperluas jarak aman sektoral bagi masyarakat dan pendaki.
Gunung Ibu Kembali Erupsi, Badan Geologi Perluas Radius Aman Sektoral Jadi 3,5 KM
Berdasarkan laporan resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi tepat pada pukul 00.49 WIT. Letusan tersebut melontarkan kolom abu vulkanik setinggi kurang lebih 400 meter di atas puncak gunung.
Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menjelaskan bahwa kolom abu yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Material vulkanik tersebut terpantau bergerak condong ke arah timur laut.
"Berdasarkan rekaman seismogram, erupsi ini memiliki amplitudo maksimum 28 milimeter dengan durasi letusan sekitar 52 detik," ujar Lana Saria dalam keterangan tertulisnya.
Perlu dicatat, aktivitas ini terjadi selang sehari setelah Gunung Ibu juga mengalami letusan pada Selasa (19/5/2026) pagi, di mana ketinggian kolom abu sempat mencapai 800 meter di atas puncak.
Perluasan Radius Aman Sektoral
Merespons peningkatan aktivitas ini, pihak otoritas geologi menetapkan langkah preventif dengan memperluas radius aman sektoral. Saat ini, jarak aman sektoral ditetapkan sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah aktif di bagian utara.
Meskipun status Gunung Ibu saat ini masih berada pada Level II (Waspada), Badan Geologi menekankan pentingnya kepatuhan warga terhadap zona terlarang. Masyarakat, pendaki, maupun wisatawan diminta secara tegas untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius dua kilometer dari pusat kawah aktif.
Imbauan Keselamatan bagi Warga
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diinstruksikan untuk terus memperkuat koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ibu yang terletak di Desa Gam Ici. Sinergi ini krusial untuk memastikan mitigasi bencana berjalan efektif di lapangan.
Baca Juga! Pemerintah Siapkan Kredit Murah Rp1.200 Triliun untuk UMKM
Bagi masyarakat yang berada di sekitar kawasan terdampak, berikut adalah beberapa poin imbauan keselamatan yang harus diperhatikan:
- Wajib menggunakan masker penutup hidung dan mulut serta kacamata saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengantisipasi potensi hujan abu.
- Hindari termakan hoaks. Warga di Pulau Halmahera diimbau untuk memantau perkembangan aktivitas gunung melalui aplikasi resmi MAGMA Indonesia atau kanal komunikasi resmi PVMBG.
- Jika terjadi hujan abu, segera berlindung di dalam ruangan yang tertutup rapat.
Badan Geologi akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas Gunung Ibu. Masyarakat diminta untuk tetap tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan serta terus mengikuti arahan dari pihak berwenang di daerah masing-masing.
