Mobil Ambulans Terguling di Jalan Raya Jember, Jenazah Dievakuasi ke Halaman Masjid

 

Mobil Ambulans Terguling di Jalan Raya Jember, Jenazah Dievakuasi ke Halaman Masjid





Sebuah insiden memilukan terjadi di Jalan Raya Jember pada Senin pagi, ketika sebuah mobil ambulans terguling dalam perjalanan membawa jenazah ke lokasi pemakaman. Peristiwa ini tidak hanya menyita perhatian masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi peringatan akan pentingnya keselamatan dalam pengangkutan jenazah menggunakan kendaraan medis.

Kronologi Kejadian Mobil Ambulans Terguling di Jalan Raya Jember

Insiden bermula saat ambulans milik salah satu rumah sakit swasta di Jember melaju dari arah timur menuju barat dengan membawa jenazah seorang warga dari wilayah Banyuwangi menuju tempat pemakaman di daerah Jember. Mobil melaju cukup kencang karena diduga mengejar waktu pelaksanaan prosesi pemakaman.

Namun, saat memasuki tikungan tajam di wilayah Kecamatan Silo, sopir ambulans kehilangan kendali akibat jalan yang licin usai hujan. Ambulans kemudian tergelincir, menabrak pembatas jalan, dan terguling hingga keluar jalur.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, kondisi mobil mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan dan atap kendaraan. Jenazah yang semula berada di dalam peti harus segera dievakuasi dari dalam ambulans yang terguling.

Jenazah Dievakuasi ke Halaman Masjid Terdekat

Setelah kejadian, warga sekitar bersama petugas kepolisian dan relawan segera melakukan evakuasi terhadap jenazah. Karena posisi mobil menyulitkan proses pemindahan langsung ke kendaraan pengganti, jenazah akhirnya dievakuasi ke halaman sebuah masjid terdekat, sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

Di halaman masjid tersebut, jenazah ditempatkan dengan layak sambil menunggu ambulans pengganti dari rumah sakit datang menjemput. Warga dan pengurus masjid turut membantu memberikan tempat yang aman dan bersih untuk menempatkan jenazah.

Evakuasi yang cepat dan penuh empati dari warga menjadi sorotan positif dalam insiden ini. Banyak pihak mengapresiasi kepedulian masyarakat sekitar terhadap prosesi pemakaman yang tetap dijaga kesuciannya meskipun dalam situasi darurat.

Reaksi Warga dan Keluarga Korban

Keluarga jenazah yang ikut serta dalam rombongan turut menyaksikan kejadian tersebut dengan perasaan cemas dan haru. Meski sempat panik, mereka bersyukur karena tidak ada luka serius yang dialami oleh pengantar jenazah maupun sopir ambulans.

Salah satu anggota keluarga menyampaikan, “Kami tidak menyangka ini akan terjadi. Tapi kami bersyukur banyak warga yang membantu. Semoga almarhum tetap diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.”

Warga sekitar juga mengaku terkejut namun langsung sigap membantu. “Begitu melihat ambulans terguling, kami langsung lari ke lokasi. Yang penting waktu itu adalah menyelamatkan jenazah dan memastikan semua dalam kondisi aman,” ujar salah satu saksi mata.

Tindakan Kepolisian dan Penyelidikan Awal

Polisi lalu lintas dari Polsek Silo langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Dari pemeriksaan awal, diketahui bahwa sopir ambulans kehilangan kendali karena kondisi jalan licin serta kecepatan yang cukup tinggi.

Kapolsek Silo menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung, namun ia mengimbau agar pengemudi ambulans lebih berhati-hati, terutama saat membawa jenazah dalam kondisi cuaca buruk atau medan jalan yang menantang.

“Kami terus mengingatkan semua pengemudi kendaraan medis maupun umum untuk mengutamakan keselamatan, apalagi jika membawa penumpang atau jenazah. Kecepatan tidak boleh mengalahkan keselamatan,” ujarnya.

Pentingnya Standar Keselamatan Mobil Ambulans

Peristiwa mobil ambulans terguling di Jalan Raya Jember ini menyoroti pentingnya standar keselamatan kendaraan medis. Ambulans sering kali diizinkan melaju lebih cepat karena dianggap darurat, namun tetap harus mengikuti aturan keselamatan lalu lintas.

Beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan antara lain:

- Pemeriksaan rutin kendaraan, termasuk sistem rem, ban, dan kemudi.
- Pelatihan berkala bagi pengemudi ambulans, terutama dalam menghadapi kondisi jalan yang licin atau padat.
- Kesiapan alat pengaman dalam ambulans, seperti sabuk pengaman untuk peti jenazah dan peralatan darurat lainnya.
- Koordinasi yang baik dengan keluarga dan petugas pengantar agar tidak terburu-buru saat perjalanan.

Penutup: Pelajaran dari Insiden di Jember

Insiden mobil ambulans terguling di Jalan Raya Jember, dengan jenazah dievakuasi ke halaman masjid, memberikan pelajaran penting bagi semua pihak. Kecepatan bukan segalanya, terlebih dalam kondisi darurat. Keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama, baik untuk pengemudi, penumpang, maupun jenazah yang diantar menuju tempat peristirahatan terakhir.

Peristiwa ini juga memperlihatkan nilai solidaritas dan gotong royong masyarakat, yang sigap membantu tanpa pamrih. Harapannya, insiden serupa tidak terulang dan pelayanan pengangkutan jenazah bisa semakin aman dan manusiawi.

#AmbulansTerguling  
#KecelakaanJember  
#BeritaJember  
#AmbulansJember  
#KecelakaanLaluLintas  
#JenazahDievakuasi  
#MasjidSebagaiTempatEvakuasi  
#BeritaViralJember  
#AmbulansKecelakaan  
#BeritaHariIni
#DoaUntukKorban  
#SolidaritasWarga  
#Kemanusiaan  
#GotongRoyong  
#EvakuasiJenazah  
#KepedulianSosial
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال